Cotton Combed 40’s adalah jenis bahan cotton combed yang paling tipis dari jenis bahan katun / cotton lainnya, baik Cotton Combed 20’s, 24’s ataupun Cotton Combed 30’s. Bahan yang sangat halus dan tipis ini masih sangat jarang digunakan di pasaran Indonesia. Mungkin karena kualitas bahannya yang begitu tipis, sehingga jadi agak transparan ketika dikenakan.
Akan tetapi, bahan jenis ini sering dipakai oleh retailer luar negeri atau khusus untuk perempuan. Karena, bahan Cotton Combed 40’s bisa dibilang agak menjiplak bentuk badan, jadi untuk orang-orang yang tidak percaya diri akan bentuk badan, tidak disarankan untuk menggunakan bahan ini. Lebih disarankan memakai catton combed 30s.
Adapun jenis benang yang digunakan untuk bahan ini adalah jenis benang 40 dengan ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 110 sampai 120 gr/m2 untuk jenis rajutan single knitt dan gramasi 180 sampai 200 gr/m2 untuk jenis rajutan double knitt.
Dan jenis – jenis daripada warna pun beraneka ragam, mulai dari warna – warna muda seperti; putih, abu – abu misty, merah muda, kuning baby, krem dan lain – lain. Dan untuk warna – warna tua meliputi; warna hitam, biru dongker, hijau army, ungu dan lain – lain.
Karena jenis bahan bahan ini memiliki karakter yang sangat halus dan tipis, ada baiknya apabila kalian ingin mengkombinasikan dengan tinta sablon. Kami sarankan untuk coba memilih tinta super white.
Untuk penjelasan yang sangat detail tentang super white adalah; merupakan salah satu tinta berbasis air siap pakai dengan anti sumbat yang cukup tinggi untuk di sablon dengan mesin rotary flat bed / rotary otomatis atau hand print. Tinta ini menghasilkan hasil yang lembut bagi Cotton Combed 40′s apabila di sablon dengan screen mesh T77-T120 dan daya tutup yang baik.


Pada saat mulai memilih kaos polos, Anda akan sering dihadapkan pada istilah Cotton Combed20s, 24s, 30s, atau 40s. Apa arti angka-angka tersebut?
Secara umum, semakin kecil angka semakin tebal bahan kaos yang dimaksud. Walaupun demikian, tidak ada standar yang pasti di antara para produsen bahan katun, sehingga istilah 20s dari produsen A bisa berbeda ketebalannya dengan bahan 20s dari produsen yang lain.
Angka 20, 24, 30, dan 40 menunjukkan tipe benang yang digunakan pada proses perajutan menjadi bahan kain.
Benang 20 biasanya digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 180 - 220 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal.
Benang 24 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 170 - 210 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal.
Benang 30 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 140 - 160 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 210 - 230 gr/m2.
Benang 40 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 110 - 120 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 180 - 200 gr/m2.
Huruf 's' di belakang angka menunjukkan jenis rajutan untuk bahan kaos. 's' adalah singkatan dari single knit atau rajutan jarum tunggal. Jenis rajutan ini rapat, padat, kurang lentur. Sebagian besar bahan kaos katun yang beredar di pasaran menggunakan tipe rajutan jarum tunggal ini.
Selain single knit, juga ada double knit atau rajutan jarum ganda, bahan dapat digunakan bolak-balik, kedua sisinya sama saja. Bahan kaos double knit ditandai dengan huruf 'd' di belakang angka. Jenis rajutannya tidak rapat, kenyal, dan lentur, sehingga cocok digunakan untuk pakaian bayi dan anak-anak.
Kaos yang biasanya digunakan untuk bahan sablon kaos distro, umumnya menggunakan bahan kain katun combed 20s dan 30s.


































Maav gan ... untuk harga satuan brapa ya gan ???
BalasHapusSatuan dan lusinnya Gan ....
HapusHarga satuan dan grosirnya brp bosku....,?
BalasHapus